Breaking News

Diberitakan Abaikan K3, Pelaksana Pembangunan SMAN 1 Lebakwangi Beri Klarifikasi

SERANG — Pemberitaan terkait pekerjaan pembangunan SMAN 1 Lebakwangi yang sebelumnya disinyalir mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta minim pengawasan mendapat tanggapan dari pihak CV Arfiristi Berkah selaku pelaksana kegiatan.

Hendra, selaku pelaksana lapangan CV Arfiristi Berkah, membantah adanya anggapan bahwa pekerjaan tersebut tidak menerapkan K3 maupun minim pengawasan. Ia menegaskan bahwa dirinya hampir setiap hari berada di lokasi untuk memantau proses pekerjaan.

"Saya hampir tiap hari ke lokasi, ikut mengawasi pekerjaan. Mungkin pada saat rekan media datang, kebetulan saya sedang keluar," ujar Hendra saat ditemui di sebuah warung kopi.

Menurut Hendra, pihak pelaksana telah menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi para pekerja sejak pekerjaan dimulai. APD tersebut di antaranya helm, rompi, dan safety boot.

"Terkait soal K3, kami sudah menyediakan APD lengkap. Ada helm, rompi dan safety boot. Sejak hari pertama juga sudah kami wanti-wanti untuk dipakai pada saat bekerja," jelasnya.

Meski demikian, Hendra mengakui bahwa penerapan disiplin K3 di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa pekerja, kata dia, kerap beralasan tidak nyaman menggunakan APD karena kondisi cuaca panas atau dianggap mengganggu aktivitas pekerjaan.

Pekerja berkumpul sebelum diberikan arahan soal K3

"Kami sering melakukan teguran. Cuma alasannya panas, ribet. Kami memang mengalami kesulitan dalam menerapkan K3 kepada pekerja," ungkapnya.

Soal Spesifikasi Semen, Disebut Tidak Mengacu pada Merek Tertentu

Selain persoalan K3, Hendra juga memberikan klarifikasi mengenai penggunaan material semen dalam pekerjaan tersebut. Saat ditanya apakah Rencana Anggaran Biaya (RAB) mensyaratkan penggunaan semen dari merek tertentu, ia membantahnya.

Menurut Hendra, spesifikasi dalam RAB hanya mencantumkan standar SNI dan tidak menunjuk pada merek semen tertentu.

"Dalam RAB, semen hanya mencantumkan SNI. Mereknya tidak ada," jawabnya singkat.

Kontraktor Perketat Pengawasan K3

Pasca munculnya pemberitaan mengenai dugaan minimnya penerapan K3 di lokasi proyek, pihak kontraktor mengaku langsung melakukan evaluasi dan memperketat pengawasan terhadap para pekerja.

Hendra mengatakan, pengawas lapangan telah diperintahkan untuk kembali menginstruksikan seluruh pekerja agar disiplin menggunakan APD selama menjalankan aktivitas pekerjaan.

"Seluruh pekerja dilarang melepas APD saat jam kerja, agar terlindung dari segala hal yang tidak diinginkan dan tidak terduga," tegas Hendra.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap kedisiplinan pekerja akan terus dilakukan agar persoalan individu tidak berdampak terhadap keseluruhan pelaksanaan pekerjaan.

"Kami lakukan evaluasi terhadap pekerja. Jangan karena tidak disiplinnya mereka, semua kena imbasnya," pungkasnya. (Red)

© Copyright 2022 - ABAH SULTAN